5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Berbisnis Dengan Teman Sendiri

Bisnis memang bisa menjadi lahan yang sangat menguntungkan bila Anda mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Apalagi jika bisnis tersebut dikerjakan bersama teman-teman, tentunya akan sangat menyenangkan. Selain bisa menyalurkan hobi bersama, Anda bisa makin merekatkan pertemanan melalui bisnis ini. Tips termutakhir dan mungkin bukan yang terakhir juga adalah fokus.

Kami mendengarkan terlebih dahulu cerita konsumen tentang rencana ke depan mereka. Misalnya yang terbaru terkait jaringan 5G, operator yang menyediakannya tidak memulai diskusi dalam waktu 3-4 bulan yang lalu. Namun mempersiapkannya dalam jangka waktu 4-5 tahun ke belakang.

Cara berbisnis dengan teman

Semisal kamu ingin membuka kafe smoothie, kunjungi sebanyak mungkin kafe yang serupa dan buat catatan mengenai keadaan toko tersebut. Begitu kamu tahu alasannya, kamu bisa mengaplikasikan ide kreatif yang serupa di tokomu. But remember, jangan langsung menyalin ide tersebut mentah-mentah. Buat ide tersebut menjadi lebih relevan, sesuai dengan konsep bisnismu. Kamu memerlukan banyak kesabaran, ketabahan, juga waktu dan uang untuk memulainya.

Jika Anda berdua memiliki kemampuan advertising tapi tidak dalam produksi, tentunya akan mengganggu proses bisnis Anda. Perjanjian ini mencakup job desription Anda dan sahabat Anda, jabatan atau posisi kalian dalam bisnis, serta hak dan kewajiban yang harus dipenuhi dalam bisnis tersebut. Sebaiknya tuliskan secara sah dan bermaterai sehingga memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Satu komitmen yang harus kita buat adalah bahwa ketika kita memutuskan untuk terjun di suatu bisnis, maka kita harus berupaya sekuat mungkin untuk jadi yang nomor satu di bidang tersebut. Ya memang sulit, tapi itulah hakikat kita berbisnis, jadilah nomor satu dan yang terbaik. Dengan berusaha menjadi yang nomor satu maka kita berjuang sekuat tenaga agar menjadi pemimpin pasar.

Karena, memang benar, dalam menjalankan bisnis kamu dan teman bisnismu tidak bisa menyikapinya seperti sedang bermain. Tidak sedikit dari bisnis yang hancur di tengah jalan terkait dengan pembagian keuntungan. Memulai sebuah bisnis sebenarnya gampang-gampang susah, entah merintisnya sendiri maupun dengan companion.